KONTAK KAMI

SMS / Call : 081234533845
YM

Kamis, 27 Oktober 2016

PANTAI SLAH MUNJUNGAN TRENGGALEK

Pantai Slah dengan tepian yang berbatuan
Pantai yang hijau, ya benar itulah faktanya. Hijau kebiruan warna air laut membuat siapapun akan terpesona jika ke pantai ini. Sungguh karya Tuhan yang begitu indah. Kita sejenak akan terlena bahwa pantai ini masih di Kabupaten Trenggalek. Tepatnya Desa Tawing Kecamatan Munjungan.

Pantai slah , begitulah nama pantai ini. Apa artinya kamipun belum menanyakan secara detail kepada warga sekitar. Pantai berpasir putih kecoklatan menjadikan pantai ini sangat menarik untuk sekedar bercengkrama seraya bermain pasir pantai. Ditemani debur ombak yang mengulung-gulung laksana saling kejar-kejaran untuk sampai ke pinggir pantai.

Ombak di pantai ini lumayan besar. Kami sarankan untuk tidak berenang di pantai ini. Selain itu, ombak dipantai ini seakan tak berhenti. Detik demi detik terus saja bergulung-gulung , sehingga menjadikan daya tarik tersendiri tentang pantai ini.

Buih putih nan bersih ibarat air susu yang betebaran. Riak-riak gelombang menjadikan pemandangan pantai ini seperti lukisan abstrak karya sang maestro Maha sempurna. Ditambah lagi gerombolan awan yang melintas di atas pantai ini seakan mata kita sulit untuk berkedip. Takjub, itulah kata yang tepat saat kami sampai di pantai ini.

Pasir putih kecoklatan dengan binatang khas pantai yaitu kepiting pelari ( Yuyu srintil dalam sebutan Jawa ) menggoda kita untuk menangkapnya. Eitttt … jangan harap mudah untuk menangkap kepiting jenis ini. Dibutuhkan kejelian serta perjuangan untuk menangkapnya. Kepiting jenis ini sangat cepat berlari dan sangat sigap untuk masuk kedalam pasir. Kita harus kerja sama dengan teman untuk menangkap nya tapi jangan lupa jika sudah ketangkap lihat sejenak saja lalu dilepaskan kembali. Jangan sampai kita bawa pulang karena kita tidak boleh mengganggu kelestarian alam. Biarkan mereka bebas lepas di alamnya.

Pantai slah ini berada di balik bukit dan melintasi area persawahan, menjadikan tempat ini ibarat surga tersembunyi. Deretan pohon-pohon kelapa yang menjulang ke angkasa menambah daya tarik tersendiri. Pandan berduri juga menambak eksotisme pantai ini.

Di sisi lain pantai slah ini adalah tebing-tebing karang. Bagaikan perisa yang sangat kokoh menghadapi gempuran ombak laut. Ledakan ombak saat menghantam karang terdengar riuh memekakkan telinga. Hantaman ombak tadi menghasilkan loncatan air yang tinggi, dan menambah keindahan pantai ini.

Karang-karang tersebut cukup lebar untuk kita tempati seraya menikmati biru nan hijaunya pantai slah kulon ini. Laut lepas nan luas tanpa penghalang, mampu menyuguhkan pesona tersendiri dan seakan kita terhipnotis untuk tidak meninggalkan tempat ini.

Bagi para pemancing tentunya tempat ini sangat cocok untuk melakukan aktivitas memancing. Kita dapat memilih spot-spot mancing baik yang dari atas karang atau dari pantai berpasirnya. Jika sobat memilih spot mancing dari atas karang tentunya harus ekstra hati-hati. Ombak besar akan selalu muncul dengan durasi 10 sampai 15 menit atau bahkan lebih. Saat ombak besar tentunya kerasnya hantaman gelombang mampu menghantam tubuh kita dengan kekuatan yang sangat besar pula. Perlu kewaspadaan agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Sumber  : DARI SINI

Rabu, 26 Oktober 2016

PANTAI NGAMPIRAN MUNJUNGAN YANG BERSIH

Pantai Ngampiran dengan hamparan pasir yang bersih
Bertempat di Desa Tawing Kecamatan Munjungan, sekitar 4 KM arah timur dari Kantor Camat Munjungan atau 50 km arah barat daya dari Kabupaten Trenggalek. Pantai ini masih sangat alami dan berpasir putih.

Hampir sama dengan beberapa pantai sebelumnya di Trenggalek, pantai Ngampiran sangat cocok untuk di kunjungi sebagai obyek wisata keluarga karena keindahan alamnya yang indah dan memukau. Pantai Ngampiran ini tak pernah habis menawarkan pesona. Selain sepi serasa di pulau pribadi, pantai ini juga menyuguhkan air yang jernih dengan hamparan pasir yang bersih.

Hamparan pasir putih dan ombak yang bergulung dengan indahnya memecah kesunyian pantai. Pantai ini tidak terlalu ramai hanya ada beberapa nelayan yang melaksanakan aktifitas melaut dan beberapa pengunjung . Pantai ini masih sangat alami karena letaknya yang memang agak jauh dari keramaian. 

Minggu, 23 Oktober 2016

PANTAI DADAPAN DENGAN HAMPARAN PASIR YANG LUAS

Pantai Dadapan dengan Hamparan Pasirnya
Pantai ini terletak di desa Tawing Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Bersebelahan dengan Pantai Slah. Terpisah oleh bukit, jadi jika ingin ke pantai dadapan ini kita pun harus putar jalur.

Saat kami ke pantai dadapan ini jalurnya masih berupa jalan setapak. Kami coba memaksakan motor matic kami untuk melalui jalan setapak tersebut. Kelihatannya jalan tersebut sering dilalui motor-motor penduduk dalam mengambil hasil kebun. Terlihat dari adanya bekas roda motor yang tampak tertinggal di tanah. Tergolong bukitnya rimbun meski sudah berubah menjadi ladang warga. Jalan setapak yang kami lalui kurang lebih hampir 2 km. Pada akhirnya kita sampai di jalan setapak yang tepat diatas laut. Dari sini kami mulai merasakan kesenangan, saat melihat pantai yang indah dihadapan kami meski masih dilihat dari ketinggian.

Perjalanan sedikit lebih berbahaya karena harus benar-benar konsentrasi agar motor tidak salah jalan. Bayangkan saja, di sisi kanan kami adalah jurang yang lumayan dalam. Salah satu dari kami harus turun dari motor untuk menghidari hal-hal yang tidak kami inginkan.

Kami sempat bingung untuk menentukan jalur turun ke pantai dadapan. Untung saja ada bekas aliran air yang mengarah ke pantai dadapan. Kami lalui bekas aliran air tersebut. Belum ada jalan yang dibuat untuk sampai ke pantai ini. Kamipun harus berpacu melawan licinya jalan serta semak belukar. Sungguh perjalanan yang ekstrim yang membuat kami harus extra hati-hati.

Semangat kami terpacu manakala suara gelombang begitu bergemuruh. Seakan menyapa kami “ tolong hargai aku, aku pantai yang indah “. kami seakan ingin menangis kenapa keindahan seperti ini masih belum ada yang merawat. Kenapa tidak ada para pemangku kewenangan yang peduli terhadap keindahan alamnya sendiri. Apakah hanya faktor jauh dari kota? ataukah memang sudah tidak ada rasa peduli?. Semoga kedepannya keindahan seperti ini mampu dikelola dengan tetap memperhatikan kearipan lokal serta keselarasan alam. Jika dikelola dengan benar, maka akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kami berharap Trenggalek mendunia dari sisi wisata dengan tetap memperhatikan ekosistem alamnya.

Jika ingin ke tempat ini atau berada di pantai dadapan ini, kita tidak boleh seenaknya saja berbuat. Jangan buang sampah sembarangan, lebih baik bawa pulang sampah kita. Apakah kita mau disebut sebagai pengotor alam? Tentunya tidak. Jangan pula corat-coret sembarangan, karena alam bukanlah tempat untuk dijajah. Cukuplah kita menikmatinya tanpa harus merusak pemandangannya.

Sumber  : DARI SINI

PANTAI RAJA'AN NAN ELOK

Pantai Raja'an Munjungan
Pantai Raja’an merupakan salah satu pantai di Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Tepatnya berada di desa Ngulung Kulon Kecamatan Munjungan. Pantai ini merupakan pantai dengan pesona batuan karang. Seperti dipahat keberadaan karang-karang di pantai ini. Siapakah sang pemahat itu? tidak lain dan tidak bukan adalah gelombang air laut itu sendiri. Gempuran air laut yang berlangsung ribuan tahun sedikit demi sedikit mengikis kerasnya batu. Hingga kini menyisakan lekukan indah ibarat arca-arca batu yang berdiri tegak. Hasil pengikisan yang sangat menawan. Ini adalah bukti bahwa kerasnya batu mampu hancur meski oleh air. Pemandangan yang sangat serasi dengan birunya laut.

Tampak pula karang-karang yang menyembul di antara air laut. Seperti pulau-pulau kecil yang tersebar dan berkesan mengagumkan. Menjadikan perpaduan yang menarik dan tak kan jemu melihatnya. Inilah pesona yang disuguhkan oleh pantai Raja’an.

Terkadang kita juga bisa melihat para nelayan pencari kerang. Mereka berburu diantara karang-karang di pantai Raja’an. Sangat beresiko memang tetapi jika bicara tentang ekonomi apapun tak kan jadi rintangan. Semangat dan tekatlah yang menjadi kunci.

Dari paparan kami di atas tentunya kita harus pula semangat untuk selalu menjaga alam ini. Tidak perlu dirusak dengan cara apapun. Cukup dinikmati dan sebisa mungkin dipelihara. Jangan tunggu murka alam tetapi hindarilah murka alam itu dengan cara bijak. Tetap jaga kebersihan di alam, jangan corat-coret di alam dan tetap santun. Itulah sedikit pesan moral dari kami dan semoga bermanfa’at.

Sumber  : DARI SINI

PANTAI BLADO MUNJUNGAN TRENGGALEK

Pantai Blado Saat Sedekah Laut
Pantai Blado merupakan pantai dengan ombak yang besar dan sangat alami untuk dikunjungi dan sangat cocok untuk selancar air (surving). Sebagai tempat obyek wisata, Pantai Blado memiliki panorama laut bebas yang indah, tempat luas untuk berjemur dan berselanar.

Pantai ini tepatnya terletak di desa Munjungan kecamatan Munjungan, 49 km arah selatan dari kota Trenggalek, ± 230 km dari Surabaya. Luas pantai Blado ±25 ha dengan panjang 3 km. Pantai Blado juga ada kegiatan sedekah laut (Longkangan) yang dilaksanakan masyarakat nelayan Munjungan setiap hari Jumat Kliwon bulan Selo penanggalan Jawa.

Untuk mencapai Pantai Blado dapat melalui jalur jalan ke Gandusari dan Kampak atau melalui kecamatan Dongko dengan kondisi jalan aspal baik hingga sedang, cukup menantang, tipikal jalan pegunungan (areal Perhutani berkelok-kelok, banyak tikungan tajam dan sempit, membutuhkan kewaspadaan tinggi.

Mode transportasi umum sampai Munjungan minibus kode S2 (jurusan Trenggalek-Kampak-Munjungan). Fasiltas yang tersedia di Pantai Blado berupa Pondok wisata, penginapan kuda laut, area parkir, gardu pandang, panggung hiburan yang biasa digunakan berkala waktu (liburan sekolah, paska hari raya dan tahun baru, café skala lokal.

Sumber  :  DARI SINI

PANTAI NJOKETRO DENGAN KAMPUNG NELAYANNYA

Pantai Njoketro dan Kampung Nelayannya
Pantai Joketro , terletak di desa Nglebeng Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Pantai berpasir yang menawan dan masih merupakan deretan Pantai Konang dan Pantai Pelang, serta masuk juga dalam kawasan Pantai Selatan Jawa, menjadikan pantai ini memiliki ombak yang besar dan berbahaya, serta memiliki kedalaman yang cukup dalam. Sungguh keindahannya dapat kita nikmati di pinggir pantai. Kita dapat bermain pasir di area pantai Joketro ini. Pasirnya memang bukan pasir putih tetapi keberadaannya lumayan luas.

Kampung nelayan ya begitulah kiranya daerah ini. Penduduk yang menempati kawasan ini adalah bermata pencaharian sebagai nelayan. Mereka menggantungkan  hidup dari hasil laut. Sangat bergantung musim, seperti air laut yang pasang surut. Terkadang ekonomi mereka mengalami pasang kadang pula ekonomi mereka surut. Itulah makna kehidupan, apapun itu harus disyukuri seperti pantai ini yang tak pernah berhenti memberikan anugrahnya kepada penduduk sekitar.

Disini banyak perahu-perahu bersandar. Banyak kita jumpai para nelayan yang sedang mengarungi samudra. Perahu-perahu yang ukurannya tak seberapa inilah yang merupakan sarana bagi nelayan untuk mengais rejeki. Dari pagi pulang petang atau dari petang pulang pagi mereka mencari rejeki. Terkadang juga para nelayan itu terlihat sedang memperbaiki kapal atau jarinngnya, agar bisa digunakan lagi.

Di sudut lain dari Pantai Joketro ini adalah kawasan berbatu. Pemandangannya akan berbeda jika kita melihat dari kawasan ini. Kita juga bisa merasakan sensasi ombak menerpa bebatuan, sehingga bisa memberikan kesan tersendiri. Beberapa pepohonan seakan memayungi kita dari terik matahari. Dari kawasan batuan ini, kita pun tersasa lebih asik untuk menikmati pemandangan disebelahnya yaitu perahu-perahu bersandar.

Perjalanan ke tempat ini juga tak kalah indah. Kita bisa menikmati pemandangan lautan yang luas dari atas tebing. Pantai Joketro ini sebenarnya bersebelahan dengan Pantai Konang, namun terpisah oleh tanjung kecil yang membelahnya. Area tebing-tebing cadas sepanjang perjalanan ke tempat ini, seakan menjadikan tantangan kita. Pesona laut lepas seakan menguji fokus kita di sepanjang perjalanan. Kurang lebih 1 Km kita harus melewati tebing-tebing itu.

Sumber  : DARI SINI

Sabtu, 22 Oktober 2016

PANTAI PELANG DENGAN AIR TERJUN YANG MENAKJUBKAN

Pantai Pelang dan Air Terjunnya
Salah satu hal yang membuat orang-orang kangen Trenggalek mungkin adalah pantainya. Kabupaten yang ada di Jawa Timur ini memang punya deretan pantai yang indah. Tidak mau kalah dengan daerah-daerah di Jawa Timur yang juga punya wisata pantai.
 
Pantai Pelang merupakan salah satu pantai yang dapat kita kunjungi di Tenggalek. Pantai ini punya keunikan yang tidak dimiliki oleh pantai-pantai lain.
 
Pertama kali datang ke pantai ini kita akan disambut oleh pemandangan hamparan pasir berwarna kecoklatan yang sangat luas dan landai. Itu merupakan salah satu keunggulan dari Pantai Pelang. Namun, ada hal yang lebih unik yakni keberadaan sebuah muara sungai yang seolah membelah pantai menjadi dua bagian. Untuk menikmati keseluruhan pantai kita harus melewati muara sungai tersebut yang sudah dilengkapi dengan sebuah jembatan.
 
Aliran sungai yang bermuara ke Pantai Pelang tersebut berasal dari sebuah air terjun yang letaknya sekitar 300 m dari pantai. Ya, di sekitar Pantai Pelang ada sebuah air terjun cantik yang membuat suasana dan pemandangan di sekitar pantai ini menjadi berbeda dengan pantai-pantai lain. Air terjun tersebut dinamakan Air Terjun Grobogan Sewu. Air terjun ini berbentuk melebar dan bertingkat. Konon, air yang berasal dari air terjun ini bisa membuat awet muda. Air Terjun Grobogan Sewu tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 10 meter saja namun terlihat sangat elegan.
 
Suasana Pantai Pelang sendiri tidak jauh berbeda dengan beberapa pantai yang ada di pesisir Samudra Hindia yang memiliki ombak cukup tinggi. Wisatawan tidak diperbolehkan berenang di Pantai Pelang karna ombak yang tinggi akan sangat beresiko. Namun, banyak kegiatan menarik lain yang bisa kita lakukan di Pantai Pelang.
 
Meski belum dikembangkan secara serius oleh dinas terkait di Trenggalek, pantai ini sudah dilengkapi dengan fasilitas standard seperti kamar ganti, toilet, mushola, warung serta tempat parkir yang cukup luas. Di dekat area parkir juga sudah tersedia gazebo-gazebo yang mengarah ke pantai sehingga kita bisa menikmati keindahan pantai sambil duduk santai di gazebo-gazebo tersebut. Fasilitas lain yang ada di Pantai Pelang adalah arena bermain anak serta sebuah area camping.
 
Lokasi Pantai Pelang sendiri berada di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul. Lokasi tersebut berjarak sekitar 57 km dari pusat kota Trenggalek.

Sumber  : DARI SINI

PANTAI KONANG YANG MEMPESONA

Pantai Konang yang dikelilingi perbukitan
Terletak di desa Nglebeng Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Pantai ini mungkin sudah tidak begitu asing bagi masyarakat Trenggalek sendiri, sebab sudah banyak pengunjung yang datang ke tempat ini untuk menikmati indahnya pantai ini. Pantai berpasir yang lumayan luas. Bentang garis pantainya mungkin ada sekitar 1 Km, sungguh pantai yang mempesona.
Menikmati ikan bakar di pinggir pantai ditemani semilirnya angin pantai sungguh terasa istimewa. Seakan penat tubuh atas semua rutinitas hilang sudah. Ini dapat kita coba di salah satu pantai yang berada di kabupaten Trenggalek ini. Pantai Konang namanya.
Kita Juga bisa melihat hiruk-pikuk nelayan saat menarik jaring. Membutuhkan waktu yang lama untuk menarik jaring panjang dari laut. Hasilnya pun belum bisa dipastikan. Hanya berharap kepada keberuntungan dan kebaikan alam itu sendiri. Para penarik jaring jumlahnya terkadang banyak. Laki-laki dan perempuan saling bahu-membahu untuk menarik jaring tersebut. Seakan tanpa henti serta tak kenal lelah. Sengatan matahari tidak mereka hiraukan yang terpenting mereka berjuang untuk memperoleh rejeki.
Pemandangan tak kalah indah di pantai konang ini adalah saat sore hari. Berburu sunset, ya itulah pesona keindahan tersendiri di pantai konang ini. Sang mentari yang sedang menuju peraduannya memberikan pesona yang indah dan sulit didapatkan di tempat lain. Untuk bulan-bulan tertentu kita dapat melihat sunset pantai konang jauh lebih indah, terlihat lebih besar dan jatuh tenggelam di ujung samudra. Pantai Konang memang tak bisa dipungkiri keindahannya.
Di salah satu sudut di pantai pelang ini ada pesona lain yang juga tak kalah indah. Pancer pantai konang, ya pancer atau muara atau tempat pertemuan sungai dan laut. Pesona di sini juga tak kalah indah, di temani dinding-dinding batu karang yang ada di tepian laut. Bagi yang suka fotografi, dari sudut ini sobat bisa memperoleh spot yang berbeda. Jika kita pintar memanfaatkan momen, kita dapat melakukan fotografi dengan 2 pemandangan sekaligus, yaitu pantai dan sungai.
Kalau sobat ke pantai ini tentunya tak perlu kawatir akan kehabisan bekal makanan. Disini sudah berjajar beberapa warung-warung kecil yang juga menawarkan sensasi ikan laut bakar. Sobat bisa memesan yang masih segar lalu dibakar disaat yang bersamaan ataupun yang sudah disiapkan oleh pemilik warung. Kita juga bisa menikmati nasi khas Kabupaten Trenggalek yaitu nasi tiwul. Sobat bisa memesan nasi tiwul tersebut kepada pemilik warung.